Kamis, 28 Juli 2016

REKAYASA GENETIKA SITH-ITB dan Prospek Kerjanya




KENAPA  MEMILIH JURUSAN SITH ?

Institut
Teknologi Bandung memiliki 12 Fakultas/Sekolah. Salah satu fakultas yang
ada adalah SITH atau Sekolah Ilmu & Teknologi Hayati. SITH sendiri
dibagi atas dua program, yaitu: Sains & Rekayasa.



Mungkin pada
heran atau bingung kalo denger kakak tingkatnya itu lulus atau kuliah di
jurusan SITH ITB. Pertama, karena di ITB sendiri saat tahun pertama,
masih berupa Fakultas/Sekolah. Alasan kedua, karena nama SITH sendiri
msh agak tabu terutama di luar Bandung dan Jawa Barat. Apa sih SITH?!
Seperti namanya yaitu bertajuk 'Hayati', berarti Fakultas SITH ini
disiplin ilmunya tidak jauh-jauh dari ilmu Biologi. Naaahhh, ini sebuah
prestasi lho, karena Biologi dan peranakannya (?) dapat berdiri sendiri
menjadi sebuah fakultas di ITB. Duluuu, S1 Biologi masih bergabung di
fakultas FMIPA. Naahh mulai terpikirkan, kok penting banget jurusan ini
berdiri sendiri? :D

Skip. Total
ada 5 program studi S1 di SITH, yaitu: Biologi, Mikrobiologi, Rekayasa
Hayati, Rekayasa Kehutanan, Rekayasa Pertanian. Dan ada satu jurusan lg
yg baru dibuka, yaitu Teknologi Pascapanen (2015).

Perbedaan
Sains dan Rekayasa simpel kok. Sains lebih mendalami ilmu biologi secara
teori. Sedangkan Rekayasa pengaplikasian dari ilmu biologi itu sendiri
(atau biasa disebut teknik). Jadi, lulusan program Sains akan bergelar
Sarjana Sains (S.Si), sedangkan lulusan program Rekayasa bergelar
Sarjana Teknik (S.T.). FYI, SITH-R itu satu-satunya di Indonesia lho. 

Untuk
penjelasan mengenai maksud dan tujuan dibuatnya program-program studi
tersebut, kita bisa membacanya secara lengkap di website usm.itb.ac.id

PROSPEK KERJA LULUSAN SITH - Sains dan SITH - Rekayasa

1. Pertanian dan Kehutanan

Lulusan
ITB selalu jadi incaran perusahaaan maupun institusi skala nasional
maupun multinasional. Berbekal belajar ilmu hayati dengan dasar kuat,
belajar tumbuhan, mikroba, hewan, rekayasa genetik dan lain sbg, itu
memudahkan dan mempersenjatai kita dengan modal ilmu yang dapat kita
aplikasikan dalam pertanian maupun kehutanan. Kita akan dibekali dgn
ilmu teknologi pra-panen, panen, dan pascapanen. Selain itu kita juga
akan dibekali dgn pengetahuan pemanfaatan dan teknologi hasil hutan.
Contoh perkebunannya adalah PT Astra (kelapa sawit). Menurut spoiler
dari Pak Rama (dosen) gaji fresh graduatenya bisa sampai 7 juta/bln.
Relevan: Rekayasa Pertanian, Rekayasa Kehutanan


2. Medis

Menurut
beberapa pakar bahwa industri yang nggak bakal ada matinya adalah
industri food, feed, health and energy. Nah, sesungguhnya jurusan SITH
itu masuk dalam seluruh industri itu. Misal di bidang medis yang
tentunya gajinya ga sedikit ya, kita bisa bekerja di industri medis yang
merancang alat-alat kedokteran maupun yang menyediakan marker untuk
diagnostik. Contoh perusahaan PT Biofarma dan PT BioMerieux( ada di
seluruh belahan dunia, dan ada lulusan SITH yang bekerja di sini)
Relevan: Biologi, Mikrobiologi, Rekayasa Hayati

3. Industri Kimia Pupuk

Tentu
kita juga belajar tumbuhan baik di SITH-S dan SITH-R ya. Nah dgn bakal
tersebut, kita dapat bekerja di Industri kimia pupuk misalnya pupuk
urea. Contohnya Pupuk kaltim (dengar2 gajinya ampe 6 jt/bulan)
Relevan: Rekayasa Pertanian, Teknologi Pascapanen, Biologi

4. Industri Pangan

Nggak
perlu ditanya lagi, kita bisa jadi quality control disana. Masalah gaji
juga nggak usah ditanya. Pasti gedelah. Contoh : PT Indofood, Unilever,
dsb
Relevan: Mikrobiologi, Rekayasa Hayati, Rekayasa Pertanian, Teknologi Pascapanen

5. Peternakan dan Tambak

Kita
bisa jadi peternak dan petambak ya guys. Inget kita juga akan belajar
aquakultur (bagi yang minat). Hal itu sangat menunjang jika kita ingin
bergelut dalam dunia tambak.


Relevan: seluruh prodi

6. Pertambangan dan Perminyakan

Kok
bisa? Bisa dong. Mengapa? Karena tambang dan pengeboran minyak itu
bersifat eksplorasi dan dapat merusak lingkungan, maka dibutuhkan
sarjana yang paham betul tentang aspek lingkungan. Siapa lagi kalau
bukan SITH ya nggak? Selain itu, di SITH sedang dikembangkan teknologi
aplikatif untuk bidang perminyakan mengenai perolehan minyak lanjutan
dari sumur yang sudah nggak efisien lagi menggunakan mikroba. Namanya
MEOR ( microbial enhanced oil recovery). Tahu sendiri kan gaji anak
tambang dan minyak gimana? bisa sampai 15 jt/bulan. Contoh : Chevron,
Exxon, Slumberger, Pertamina, dll
Relevan: Rekayasa Kehutanan, Mikrobiologi


7. Industri Bioenergi

Pernah
dengar 2025 mix energy plan kan? Nah jadi tahun 2025 nanti negara kita
akan berfokus pada pengembangangan energi baru dan terbarukan
(renewable). Melihat potensi alam yang betapa kayanya di negeri ini,
untuk memenuhi kebutuhan energi kita nantinya kita akan mengonversi
biomass jadi bioenergi. Biomass kita yang bersubstrat selulosa itu nggak
kehitung lho. Sedangkan cellulosic mass sendiri itu dgn fermentasi bisa
jadi bioethanol. Apa aja contohnya substrat selulosa? Alang-alang yang
kadang cuma jadi gulma dan mengganggu itu bisa jadi energi guys.
hebatkan kita? dengan potensi ini mau disia-siakan? kita kaya akan
biomass yang dapat diubah jadi bioetanol, biodisel, biogas, dsb. Kalau
kita bisa mendirikan industri itu. Kita tinggal merem aja, banjir duit
kita ya ga?
Relevan: seluruh prodi

8. Industri Bioteknologi

Sayang
di Indo industri ini belum berkembang. Padahal industri biotek itu
biasanya memproduksi enzim dgn rekayasa genetik. Kalian tahu nggak harga
enzim berapa? 


Ambil
contoh ya, yaitu enzim lipase. Tahu kan fungsi enzim lipase? Nah enzim
ini di pasaran internasional pada tahun 2007 itu harga per kilogramnya
sampai 30 jt guys. GEDE BANGET GA TUH? terus tahun 2010 harga enzim ini
mencapai 2,7 juta/10 gram. Jadi kalau satu kilo berapa??? 270 juta.
EBUSYET DAH KAYA BANGET TUH PEMILIK INDUSTRI BIOTEK. TENTU!!!! Nah tapi
sayang untuk industri sekarang ini hampir semua menggunakan enzim dgn
rekayasa genetik guys. Tapi kita belum punya industri itu
(permasalahannya disini). Kita masih mengimpor enzim itu. Contohnya
enzim alfa amilase. Enzim ini kita masih mengimpor padahal aplikasi
enzim ini dalam medis, makanan, tekstil. Bahkan pati termodifikasi aja
hasil dari enzim tsb kita masih ngimpor. Padahal kita tahu bahwa betapa
melimpahnya sumber pati di negeri ini, dan keanekaragaman mikrobanya
yang luar biasa. Kita berharap lulusan SITH baik S maupun R ada yang
berinisiatif mendirikan industri ini. Sehingga kita bisa memenuhi
kebutuhan industri kita dan menekan biaya impor! Anyway lulusan SITH
bisa terbang ke luar negeri dan berkecimpung dalam industri ini, hebat
bukan?
Relevan: seluruh prodi

Sangat relevan: Mikrobiologi, Rekayasa Hayati, Biologi


9. Lembaga Penelitian

Banyak
banget, contohnya: LIPI, Lembaga Molekular Eijkman, Mochtar Riyadi
Institute ( institue pengobatan cancer berbasis nanoteknologi di
Indonesia). Dan lulusan ITB semacam wajib di prospek ini.


10. Dosen

Pastinya
ini hal wajib bagi lulusan ITB. Apalagi untuk SITH - Program Rekayasa,
karena jurusannya baru dan hanya ada di ITB, maka lulusannya dicari
untuk mengembangkan ilmu-ilmu di dalamnya. Dan pada tau ga sih, sekarang
ini eranya biologi? Coba deh kamu cari2 info kok bisa zaman sekarang
itu eranya biologi. Makanya ITB berani buka prodi baru terutama di
bidang rekayasanya. Untuk apa? Untuk menjawab segala permasalahan ini.
Tau sendiri dong gaji dosen berapa, apalagi lulusan ITB, ya dipake.


11 Wirausaha

Di
sini nih, lulusan ITB mampu membuka usaha sendiri sesuai bidangnya.
Ikatan alumni yang kuat membuat lulusannya lancar dalam bidang ini.
Bermodal kreasi, niat, dan semangat bisa membuka lapangan kerja bagi
orang lain juga. Bisa usaha dr mikroba atau tumbuhan yg direkayasa
kemudian diaplikasikan dalam sebuah bio-produk maupun energi yang
berguna bagi kehidupan manusia dan berkelanjutan.

12. Institusi Pemerintahan
Udah tau lah ya, di bagian kementrian lingkungan hidup, kementrian pertanian, kementrian kehutanan, dll

Dan
masihhh banyak lagi. Jadi, tidak perlu takut untuk bergabung dengan
SITH ITB, baik program Sains maupun Rekayasanya. Banyak bukan? Semoga
bermanfaat dan dapat mencerahkan pandangan teman-teman sekalian. Sekali
lagi, ini info yang saya dapatkan dari kakak tingkat yang sudah mendapat
pencerahan dari dekan, dosen, dan para lulusan SITH. Jika ada koreksi
maupun tambahan, feel free untuk meninggalkan komentar di bawah. Saya
juga baru Tahun Pertama TPB SITH-R :) 




Tunggu apa lagi, mantapkan niatmu, dan bergabunglah dengan SITH ITB!!! :DD

Tidak ada komentar:

Posting Komentar