Kamis, 28 Juli 2016

REKAYASA GENETIKA SITH-ITB dan Prospek Kerjanya




KENAPA  MEMILIH JURUSAN SITH ?

Institut
Teknologi Bandung memiliki 12 Fakultas/Sekolah. Salah satu fakultas yang
ada adalah SITH atau Sekolah Ilmu & Teknologi Hayati. SITH sendiri
dibagi atas dua program, yaitu: Sains & Rekayasa.



Mungkin pada
heran atau bingung kalo denger kakak tingkatnya itu lulus atau kuliah di
jurusan SITH ITB. Pertama, karena di ITB sendiri saat tahun pertama,
masih berupa Fakultas/Sekolah. Alasan kedua, karena nama SITH sendiri
msh agak tabu terutama di luar Bandung dan Jawa Barat. Apa sih SITH?!
Seperti namanya yaitu bertajuk 'Hayati', berarti Fakultas SITH ini
disiplin ilmunya tidak jauh-jauh dari ilmu Biologi. Naaahhh, ini sebuah
prestasi lho, karena Biologi dan peranakannya (?) dapat berdiri sendiri
menjadi sebuah fakultas di ITB. Duluuu, S1 Biologi masih bergabung di
fakultas FMIPA. Naahh mulai terpikirkan, kok penting banget jurusan ini
berdiri sendiri? :D

Skip. Total
ada 5 program studi S1 di SITH, yaitu: Biologi, Mikrobiologi, Rekayasa
Hayati, Rekayasa Kehutanan, Rekayasa Pertanian. Dan ada satu jurusan lg
yg baru dibuka, yaitu Teknologi Pascapanen (2015).

Perbedaan
Sains dan Rekayasa simpel kok. Sains lebih mendalami ilmu biologi secara
teori. Sedangkan Rekayasa pengaplikasian dari ilmu biologi itu sendiri
(atau biasa disebut teknik). Jadi, lulusan program Sains akan bergelar
Sarjana Sains (S.Si), sedangkan lulusan program Rekayasa bergelar
Sarjana Teknik (S.T.). FYI, SITH-R itu satu-satunya di Indonesia lho. 

Untuk
penjelasan mengenai maksud dan tujuan dibuatnya program-program studi
tersebut, kita bisa membacanya secara lengkap di website usm.itb.ac.id

PROSPEK KERJA LULUSAN SITH - Sains dan SITH - Rekayasa

1. Pertanian dan Kehutanan

Lulusan
ITB selalu jadi incaran perusahaaan maupun institusi skala nasional
maupun multinasional. Berbekal belajar ilmu hayati dengan dasar kuat,
belajar tumbuhan, mikroba, hewan, rekayasa genetik dan lain sbg, itu
memudahkan dan mempersenjatai kita dengan modal ilmu yang dapat kita
aplikasikan dalam pertanian maupun kehutanan. Kita akan dibekali dgn
ilmu teknologi pra-panen, panen, dan pascapanen. Selain itu kita juga
akan dibekali dgn pengetahuan pemanfaatan dan teknologi hasil hutan.
Contoh perkebunannya adalah PT Astra (kelapa sawit). Menurut spoiler
dari Pak Rama (dosen) gaji fresh graduatenya bisa sampai 7 juta/bln.
Relevan: Rekayasa Pertanian, Rekayasa Kehutanan


2. Medis

Menurut
beberapa pakar bahwa industri yang nggak bakal ada matinya adalah
industri food, feed, health and energy. Nah, sesungguhnya jurusan SITH
itu masuk dalam seluruh industri itu. Misal di bidang medis yang
tentunya gajinya ga sedikit ya, kita bisa bekerja di industri medis yang
merancang alat-alat kedokteran maupun yang menyediakan marker untuk
diagnostik. Contoh perusahaan PT Biofarma dan PT BioMerieux( ada di
seluruh belahan dunia, dan ada lulusan SITH yang bekerja di sini)
Relevan: Biologi, Mikrobiologi, Rekayasa Hayati

3. Industri Kimia Pupuk

Tentu
kita juga belajar tumbuhan baik di SITH-S dan SITH-R ya. Nah dgn bakal
tersebut, kita dapat bekerja di Industri kimia pupuk misalnya pupuk
urea. Contohnya Pupuk kaltim (dengar2 gajinya ampe 6 jt/bulan)
Relevan: Rekayasa Pertanian, Teknologi Pascapanen, Biologi

4. Industri Pangan

Nggak
perlu ditanya lagi, kita bisa jadi quality control disana. Masalah gaji
juga nggak usah ditanya. Pasti gedelah. Contoh : PT Indofood, Unilever,
dsb
Relevan: Mikrobiologi, Rekayasa Hayati, Rekayasa Pertanian, Teknologi Pascapanen

5. Peternakan dan Tambak

Kita
bisa jadi peternak dan petambak ya guys. Inget kita juga akan belajar
aquakultur (bagi yang minat). Hal itu sangat menunjang jika kita ingin
bergelut dalam dunia tambak.


Relevan: seluruh prodi

6. Pertambangan dan Perminyakan

Kok
bisa? Bisa dong. Mengapa? Karena tambang dan pengeboran minyak itu
bersifat eksplorasi dan dapat merusak lingkungan, maka dibutuhkan
sarjana yang paham betul tentang aspek lingkungan. Siapa lagi kalau
bukan SITH ya nggak? Selain itu, di SITH sedang dikembangkan teknologi
aplikatif untuk bidang perminyakan mengenai perolehan minyak lanjutan
dari sumur yang sudah nggak efisien lagi menggunakan mikroba. Namanya
MEOR ( microbial enhanced oil recovery). Tahu sendiri kan gaji anak
tambang dan minyak gimana? bisa sampai 15 jt/bulan. Contoh : Chevron,
Exxon, Slumberger, Pertamina, dll
Relevan: Rekayasa Kehutanan, Mikrobiologi


7. Industri Bioenergi

Pernah
dengar 2025 mix energy plan kan? Nah jadi tahun 2025 nanti negara kita
akan berfokus pada pengembangangan energi baru dan terbarukan
(renewable). Melihat potensi alam yang betapa kayanya di negeri ini,
untuk memenuhi kebutuhan energi kita nantinya kita akan mengonversi
biomass jadi bioenergi. Biomass kita yang bersubstrat selulosa itu nggak
kehitung lho. Sedangkan cellulosic mass sendiri itu dgn fermentasi bisa
jadi bioethanol. Apa aja contohnya substrat selulosa? Alang-alang yang
kadang cuma jadi gulma dan mengganggu itu bisa jadi energi guys.
hebatkan kita? dengan potensi ini mau disia-siakan? kita kaya akan
biomass yang dapat diubah jadi bioetanol, biodisel, biogas, dsb. Kalau
kita bisa mendirikan industri itu. Kita tinggal merem aja, banjir duit
kita ya ga?
Relevan: seluruh prodi

8. Industri Bioteknologi

Sayang
di Indo industri ini belum berkembang. Padahal industri biotek itu
biasanya memproduksi enzim dgn rekayasa genetik. Kalian tahu nggak harga
enzim berapa? 


Ambil
contoh ya, yaitu enzim lipase. Tahu kan fungsi enzim lipase? Nah enzim
ini di pasaran internasional pada tahun 2007 itu harga per kilogramnya
sampai 30 jt guys. GEDE BANGET GA TUH? terus tahun 2010 harga enzim ini
mencapai 2,7 juta/10 gram. Jadi kalau satu kilo berapa??? 270 juta.
EBUSYET DAH KAYA BANGET TUH PEMILIK INDUSTRI BIOTEK. TENTU!!!! Nah tapi
sayang untuk industri sekarang ini hampir semua menggunakan enzim dgn
rekayasa genetik guys. Tapi kita belum punya industri itu
(permasalahannya disini). Kita masih mengimpor enzim itu. Contohnya
enzim alfa amilase. Enzim ini kita masih mengimpor padahal aplikasi
enzim ini dalam medis, makanan, tekstil. Bahkan pati termodifikasi aja
hasil dari enzim tsb kita masih ngimpor. Padahal kita tahu bahwa betapa
melimpahnya sumber pati di negeri ini, dan keanekaragaman mikrobanya
yang luar biasa. Kita berharap lulusan SITH baik S maupun R ada yang
berinisiatif mendirikan industri ini. Sehingga kita bisa memenuhi
kebutuhan industri kita dan menekan biaya impor! Anyway lulusan SITH
bisa terbang ke luar negeri dan berkecimpung dalam industri ini, hebat
bukan?
Relevan: seluruh prodi

Sangat relevan: Mikrobiologi, Rekayasa Hayati, Biologi


9. Lembaga Penelitian

Banyak
banget, contohnya: LIPI, Lembaga Molekular Eijkman, Mochtar Riyadi
Institute ( institue pengobatan cancer berbasis nanoteknologi di
Indonesia). Dan lulusan ITB semacam wajib di prospek ini.


10. Dosen

Pastinya
ini hal wajib bagi lulusan ITB. Apalagi untuk SITH - Program Rekayasa,
karena jurusannya baru dan hanya ada di ITB, maka lulusannya dicari
untuk mengembangkan ilmu-ilmu di dalamnya. Dan pada tau ga sih, sekarang
ini eranya biologi? Coba deh kamu cari2 info kok bisa zaman sekarang
itu eranya biologi. Makanya ITB berani buka prodi baru terutama di
bidang rekayasanya. Untuk apa? Untuk menjawab segala permasalahan ini.
Tau sendiri dong gaji dosen berapa, apalagi lulusan ITB, ya dipake.


11 Wirausaha

Di
sini nih, lulusan ITB mampu membuka usaha sendiri sesuai bidangnya.
Ikatan alumni yang kuat membuat lulusannya lancar dalam bidang ini.
Bermodal kreasi, niat, dan semangat bisa membuka lapangan kerja bagi
orang lain juga. Bisa usaha dr mikroba atau tumbuhan yg direkayasa
kemudian diaplikasikan dalam sebuah bio-produk maupun energi yang
berguna bagi kehidupan manusia dan berkelanjutan.

12. Institusi Pemerintahan
Udah tau lah ya, di bagian kementrian lingkungan hidup, kementrian pertanian, kementrian kehutanan, dll

Dan
masihhh banyak lagi. Jadi, tidak perlu takut untuk bergabung dengan
SITH ITB, baik program Sains maupun Rekayasanya. Banyak bukan? Semoga
bermanfaat dan dapat mencerahkan pandangan teman-teman sekalian. Sekali
lagi, ini info yang saya dapatkan dari kakak tingkat yang sudah mendapat
pencerahan dari dekan, dosen, dan para lulusan SITH. Jika ada koreksi
maupun tambahan, feel free untuk meninggalkan komentar di bawah. Saya
juga baru Tahun Pertama TPB SITH-R :) 




Tunggu apa lagi, mantapkan niatmu, dan bergabunglah dengan SITH ITB!!! :DD

Perkuliahan TEHNIK GEOLOGI



Apa yang anda ketahui
tentang teknik geologi? Dimanakah lulusan teknik geologi akan bekerja ?
bagaimana prospek kerja teknik geologi ? untuk menjawab
pertanyaan-pertanyaan di atas, kali ini penulis akan sharing tentang
jurusan teknik geologi, lapangan kerja hingga prospek kerjanya. Jurusan
ini sangat menggiurkan loh, untuk mengetahui lebih dalam marilah kita
bahas artikel tentang jurusan/program studi teknik geologi

Geologi berasal dari
bahasa Yunani yang terdiri dari kata geos dan logos. Geos maknanya Bumi
dan Logos bermakna ilmu. Jadi secara mudahnya bisa diartikan ilmu yang
mempelajari bumi dan Teknik Geologi bisa diartikan sebagai sebuah ilmu
yang mempelajari segala hal yang berkaitan dengan bumi mulai dari inti
bumi hingga kerak bumi (litosfer) meliputi : struktur bumi, apa bahan
penyusun bumi, bagaimana bentuk muka bumi, jenis dan bentuk batuan,
sifat fisik dan kimianya, bagaimana proses pembentukan bumi dan sejarah
bumi, gunung api, panas bumi, gempa bumi, maupun proses dipermukaan
seperti erosi, pengendapan dan perubahan lain terhadap batuan serta
penerapan geologi di berbagai bidang seperti Geologi Tata Lingkungan,
Geologi Teknik, Hidro Geologi, Geologi Minyak dan Gas Bumi, Geologi
Tambang dan lain sebagainya. Dalam pembelajarannya mahasiswa teknik
geologi juga diajarkan tentang lingkungan, kekuatan bahan, statistika,
konstruksi, geofisika, perminyakan, pertambangan, analisis, serta
software-software tertentu yang berhubungan dengan ilmu geologi.
teknik geologi

Geologi berhubungan
dengan ilmu dasar yang lain, contohnya matematika kimia, biologi,
fisika. Di luar negeri, geologi tergabung dalam fakultas Earth Science,
dan seorang ahli geologi disebut scientist, sedangkan di Indonesia,
geologi tergabung ke dalam ilmu terapan dan lulusan geologi pun disebut
sebagai engineer dan bergelar Sarjana Teknik.

Belajar geologi merupakan
sesuatu yang menarik karena mempelajari kejadian lampau (past) dengan
melakukan pengamatan kejadian alam yang terjadi di masa sekarang
(present), karena apa yang terjadi di bumi saat ini merupakan efek dari
masa lalu. Jadi sebenarnya apa yang terjadi di bumi saat ini bisa untuk
memprediksi kejadian masa depan sesuai prinsip the present is the key to
the past, and future.

Jika anda menjadi
mahasiswa Teknik Geologi, selain mengikuti perkuliahan di kelas anda
juga akan mengikuti berbagai kegiatan di laboratorium. Selain itu anda
akan banyak beraktifitas di Lapangan yaitu melakukan Fieldtrip,
Ekskursi, Kuliah Lapangan, dan sebagainya. Karena dalam dunia kerja
nantinya, seorang ahli Geologi akan banyak turun ke lapangan sehingga
diharapkan tidak kaget jika berada di lapangan dalam waktu yang lama.


Penerapan ilmu sarjana
Teknik Geologi mencakup sektor yang sangat luas diantaranya yaitu:,
pengelolaan lingkungan (ketersediaan air tanah, mitigasi gerakan tanah,
penentuan tempat pembuangan limbah, dan lain - lain), pengelolaan sumber
daya air (pengembangan air tanah, pengelolaan mata air, pemanfaatan
daerah aliran sungai, dan lain - lain), penataan; perencanaan; serta
pengembangan suatu daerah, konstruksi (jalan, jembatan, bendungan,
gedung bertingkat, bunker, terowongan, dan sebagainya), penerapan ilmu
geologi dalam pencarian atau eksplorasi dan pengelolaan sumber daya alam
(minyak bumi, batubara, panas bumi, dan lain – lain ).


Prospek Jurusan Teknik Geologi
Untuk ke depannya,
prospek kerja Jurusan teknik geologi ini masih sangat cerah, karena
masih sangat dibutuhkannya lulusan geologi di berbagai bidang yang
Secara umum dapat dibagi beberapa sektor keahlian , sebagai berikut:

1.Geologi bidang
ekstraksi, yaitu ahli geologi yang terampil dalam mencari dimana tempat
sumber daya alam berada, seperti Air tanah, Minyak bumi , Geotermal
(panasbumi), batubara, Mineral (bijih besi, emas, perak, nikel,timah,
bauksit, uranium, dsb.) 

2.Geologi bidang mitigasi
adalah ahli geologi yang pandai dalam manajemen bencana alam sehingga
diharapkan dapat mengurangi adanya dampak buruk yang terjadi akibat
suatu bencana alam diantaranya: Tsunami, , Tanah longsor, Land
subsidence (amblesan tanah), Gempabumi, Banjir, Letusan gunung api 

3.Geologi bidang
perencanaan wilayah dan tata kota, yaitu ahli geologi yang berperan di
bidang perencanaaan tata wilayah suatu daerah. Bidang yang ditekuninya
antara lain: Geologi lingkungan, Konstruksi gedung, jembatan, rel
kereta, bendungan, jalan raya, Rekayasa geologi, Geologi teknik 

Dengan ilmu yang mencakup
cukup wilayah yang luas , maka sarjana teknik geologi sangat mungkin
untuk diterima di tempat manapun. Mayoritas sarjana teknik geologi
bekerja industri perminyakan dan pertambangan, sehingga yang berkarir di
bidang kebencanaan, tata ruang kota dan bidang lainnya masih tidak
terlalu banyak sehingga prospek kerja ke depan masih terbuka lebar. 


Lapangan kerja Sarjana Teknik geologi
1.Bekerja di industri.
Industri pertambangan
serta minyak dan gas sangat memerlukan skill sarjana Teknik Geologi,
karena sarjana Teknik Geologi diharapkan bisa membuat planning,
memantau hingga melakukan evaluasi dalam proses eksplorasi dan
eksploitasi sumber daya alam, sehingga hasil yang didapat bisa sesuai
target. Jadi sarjana geologi dapat bekerja di perusahaan tambang seperti
pada perusahaan tambang emas (FREEPORT, NEWMONT, ANTAM, INCO dan
sebagainya), tambang batubara (Kaltim Prima Coal, BERAU COAL, BHP
Bilinton, ADARO, BUKIT ASAM dan sebagainya). Sarjana geologi bisa juga
bekerja di perusahaan minyak dan gas baik milik lokal maupun asing
seperti pertamina, minyak asing TOTAL, VICO, KONDUR, UNOCAL, EXXON MOBIL
dan masih banyak lagi.

2.Sebagai Konsultan. 
Lulusan teknik Geologi
bisa berperan sebagai konsultan pada industri jasa geologi seperti
GEOSERVICE, CORELAB, SCHLUMBERGER, GEOPROLOG, dan sebagai ahli di macam -
macam konsultan yang terdapat di republik Indonesia yang tergabung
dalam INKINDO. 

3.Sebagai akademisi
Seorang sarjana program
Teknik Geologi bisa bekerja sebagai dosen di program studi/jurusan
teknik geologi dan bisa juga mengajar mata kuliah yang masih berkaitan
dengan teknik geologi di jurusan lain, seperti di jurusan Geografi,
Biologi, Teknik Sipil dan Pertanian. Bisa juga sebagai guru di Sekolah
Menengah kejuruan di beberapa sekolah yang mempunyai jurusan geologi
pertambangan.

4.Sebagai peneliti di lembaga penelitian ataupun lembaga pengembangan.
Lulusan Teknik Geologi
bisa menjadi peneliti di lembaga penelitian dan pengembangan pemerintah
misalnya di dinas-dinas untuk mengembangkan penelitian agrogeologi dan
potensi bahan tambang. Selain itu sarjana Teknik geologi bisa menadi
peneliti dalam skala nasional sepeti di Lembaga Ilmu Pengetahuan
Indonesia (LIPI), Badan Geologi (Pusat Survei Geologi, PPPTMGB Lemigas),
Dinas Pertambangan, Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral, PPT
MIGAS, Puslitbang TEKMIRA, BPPT, BMG.

5.Sebagai wirausahawan
Lulusan teknik geologi
dapat juga menjadi motor penggerak di sektor geologi industri dengan
memanfaatkan sumber daya daerah, sarjana Teknik Geologi dapat
berinisiatif dan berkreasi untuk membuka lapangan kerja baru, sehingga
potensi yang ada pada sebuah daerah dapat diambil dan dimanfaatkan
secara baik dan benar. Potensi barang tambang maupu bahan galian yang
ada bisa dipakai untuk bahan baku industri ataupun kerajinan sehingga
diharapkan bisa membuka lapangan kerjaan bagi masyarakat suatu daerah.

Daftar Perguruan Tinggi atau universitas yang memiliki jurusan Teknik Geologi diantaranya :
1. Institut Teknologi Bandung 
2. Universitas Gadjah Mada Yogyakarta 
3. Universitas Padjadjaran Bandung 
4. Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta 
5. Institut Sains & Teknologi Akprind Yogyakarta 
6. Sekolah Tinggi Teknologi Nasional Yogyakarta 
7. Universitas Diponegoro Semarang 
8. Universitas Hasanuddin Makassar 
9. Universitas Trisakti Jakarta 
10. Institut Sains & Teknologi TD Pardede Medan 
11. Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya 
12. Institut Teknologi Medan 
13. Sekolah Tinggi Teknologi Mineral Indonesia Bandung 
14. Universitas Jenderal Soedirman 
15. Universitas Kutai Kartanegara 
16. Universitas Ottow Geissler Jayapura 
17. Universitas Pakuan Bogor 
18. Universitas Sains & Teknologi Jayapura
19. Universitas Victory Sorong
20. Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto
21. Politeknik Geologi dan Pertambangan AGP (D3)) 
22. Universitas Negeri Papua (D3)
23. Universitas Ottow Geissler Jayapura 

Review untuk Anakku Dixa yang saat ini kelas X Assyifa-Subang. Saat SMP di lembang dia suka sekali akan Sains dan Kebumian, iklim-cuaca dls

TEHNIK GEOLOGI



      
Apa yang anda ketahui
tentang teknik geologi? Dimanakah lulusan teknik geologi akan bekerja ?
bagaimana prospek kerja teknik geologi ? untuk menjawab
pertanyaan-pertanyaan di atas, kali ini penulis akan sharing tentang
jurusan teknik geologi, lapangan kerja hingga prospek kerjanya. Jurusan
ini sangat menggiurkan loh, untuk mengetahui lebih dalam marilah kita
bahas artikel tentang jurusan/program studi teknik geologi

Geologi berasal dari
bahasa Yunani yang terdiri dari kata geos dan logos. Geos maknanya Bumi
dan Logos bermakna ilmu. Jadi secara mudahnya bisa diartikan ilmu yang
mempelajari bumi dan Teknik Geologi bisa diartikan sebagai sebuah ilmu
yang mempelajari segala hal yang berkaitan dengan bumi mulai dari inti
bumi hingga kerak bumi (litosfer) meliputi : struktur bumi, apa bahan
penyusun bumi, bagaimana bentuk muka bumi, jenis dan bentuk batuan,
sifat fisik dan kimianya, bagaimana proses pembentukan bumi dan sejarah
bumi, gunung api, panas bumi, gempa bumi, maupun proses dipermukaan
seperti erosi, pengendapan dan perubahan lain terhadap batuan serta
penerapan geologi di berbagai bidang seperti Geologi Tata Lingkungan,
Geologi Teknik, Hidro Geologi, Geologi Minyak dan Gas Bumi, Geologi
Tambang dan lain sebagainya. Dalam pembelajarannya mahasiswa teknik
geologi juga diajarkan tentang lingkungan, kekuatan bahan, statistika,
konstruksi, geofisika, perminyakan, pertambangan, analisis, serta
software-software tertentu yang berhubungan dengan ilmu geologi.
teknik geologi

Geologi berhubungan
dengan ilmu dasar yang lain, contohnya matematika kimia, biologi,
fisika. Di luar negeri, geologi tergabung dalam fakultas Earth Science,
dan seorang ahli geologi disebut scientist, sedangkan di Indonesia,
geologi tergabung ke dalam ilmu terapan dan lulusan geologi pun disebut
sebagai engineer dan bergelar Sarjana Teknik.

Belajar geologi merupakan
sesuatu yang menarik karena mempelajari kejadian lampau (past) dengan
melakukan pengamatan kejadian alam yang terjadi di masa sekarang
(present), karena apa yang terjadi di bumi saat ini merupakan efek dari
masa lalu. Jadi sebenarnya apa yang terjadi di bumi saat ini bisa untuk
memprediksi kejadian masa depan sesuai prinsip the present is the key to
the past, and future.

Jika anda menjadi
mahasiswa Teknik Geologi, selain mengikuti perkuliahan di kelas anda
juga akan mengikuti berbagai kegiatan di laboratorium. Selain itu anda
akan banyak beraktifitas di Lapangan yaitu melakukan Fieldtrip,
Ekskursi, Kuliah Lapangan, dan sebagainya. Karena dalam dunia kerja
nantinya, seorang ahli Geologi akan banyak turun ke lapangan sehingga
diharapkan tidak kaget jika berada di lapangan dalam waktu yang lama.


Penerapan ilmu sarjana
Teknik Geologi mencakup sektor yang sangat luas diantaranya yaitu:,
pengelolaan lingkungan (ketersediaan air tanah, mitigasi gerakan tanah,
penentuan tempat pembuangan limbah, dan lain - lain), pengelolaan sumber
daya air (pengembangan air tanah, pengelolaan mata air, pemanfaatan
daerah aliran sungai, dan lain - lain), penataan; perencanaan; serta
pengembangan suatu daerah, konstruksi (jalan, jembatan, bendungan,
gedung bertingkat, bunker, terowongan, dan sebagainya), penerapan ilmu
geologi dalam pencarian atau eksplorasi dan pengelolaan sumber daya alam
(minyak bumi, batubara, panas bumi, dan lain – lain ).


Prospek Jurusan Teknik Geologi
Untuk ke depannya,
prospek kerja Jurusan teknik geologi ini masih sangat cerah, karena
masih sangat dibutuhkannya lulusan geologi di berbagai bidang yang
Secara umum dapat dibagi beberapa sektor keahlian , sebagai berikut:

1.Geologi bidang
ekstraksi, yaitu ahli geologi yang terampil dalam mencari dimana tempat
sumber daya alam berada, seperti Air tanah, Minyak bumi , Geotermal
(panasbumi), batubara, Mineral (bijih besi, emas, perak, nikel,timah,
bauksit, uranium, dsb.) 

2.Geologi bidang mitigasi
adalah ahli geologi yang pandai dalam manajemen bencana alam sehingga
diharapkan dapat mengurangi adanya dampak buruk yang terjadi akibat
suatu bencana alam diantaranya: Tsunami, , Tanah longsor, Land
subsidence (amblesan tanah), Gempabumi, Banjir, Letusan gunung api 

3.Geologi bidang
perencanaan wilayah dan tata kota, yaitu ahli geologi yang berperan di
bidang perencanaaan tata wilayah suatu daerah. Bidang yang ditekuninya
antara lain: Geologi lingkungan, Konstruksi gedung, jembatan, rel
kereta, bendungan, jalan raya, Rekayasa geologi, Geologi teknik 

Dengan ilmu yang mencakup
cukup wilayah yang luas , maka sarjana teknik geologi sangat mungkin
untuk diterima di tempat manapun. Mayoritas sarjana teknik geologi
bekerja industri perminyakan dan pertambangan, sehingga yang berkarir di
bidang kebencanaan, tata ruang kota dan bidang lainnya masih tidak
terlalu banyak sehingga prospek kerja ke depan masih terbuka lebar. 


Lapangan kerja Sarjana Teknik geologi
1.Bekerja di industri.
Industri pertambangan
serta minyak dan gas sangat memerlukan skill sarjana Teknik Geologi,
karena sarjana Teknik Geologi diharapkan bisa membuat planning,
memantau hingga melakukan evaluasi dalam proses eksplorasi dan
eksploitasi sumber daya alam, sehingga hasil yang didapat bisa sesuai
target. Jadi sarjana geologi dapat bekerja di perusahaan tambang seperti
pada perusahaan tambang emas (FREEPORT, NEWMONT, ANTAM, INCO dan
sebagainya), tambang batubara (Kaltim Prima Coal, BERAU COAL, BHP
Bilinton, ADARO, BUKIT ASAM dan sebagainya). Sarjana geologi bisa juga
bekerja di perusahaan minyak dan gas baik milik lokal maupun asing
seperti pertamina, minyak asing TOTAL, VICO, KONDUR, UNOCAL, EXXON MOBIL
dan masih banyak lagi.

2.Sebagai Konsultan. 
Lulusan teknik Geologi
bisa berperan sebagai konsultan pada industri jasa geologi seperti
GEOSERVICE, CORELAB, SCHLUMBERGER, GEOPROLOG, dan sebagai ahli di macam -
macam konsultan yang terdapat di republik Indonesia yang tergabung
dalam INKINDO. 

3.Sebagai akademisi
Seorang sarjana program
Teknik Geologi bisa bekerja sebagai dosen di program studi/jurusan
teknik geologi dan bisa juga mengajar mata kuliah yang masih berkaitan
dengan teknik geologi di jurusan lain, seperti di jurusan Geografi,
Biologi, Teknik Sipil dan Pertanian. Bisa juga sebagai guru di Sekolah
Menengah kejuruan di beberapa sekolah yang mempunyai jurusan geologi
pertambangan.

4.Sebagai peneliti di lembaga penelitian ataupun lembaga pengembangan.
Lulusan Teknik Geologi
bisa menjadi peneliti di lembaga penelitian dan pengembangan pemerintah
misalnya di dinas-dinas untuk mengembangkan penelitian agrogeologi dan
potensi bahan tambang. Selain itu sarjana Teknik geologi bisa menadi
peneliti dalam skala nasional sepeti di Lembaga Ilmu Pengetahuan
Indonesia (LIPI), Badan Geologi (Pusat Survei Geologi, PPPTMGB Lemigas),
Dinas Pertambangan, Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral, PPT
MIGAS, Puslitbang TEKMIRA, BPPT, BMG.

5.Sebagai wirausahawan
Lulusan teknik geologi
dapat juga menjadi motor penggerak di sektor geologi industri dengan
memanfaatkan sumber daya daerah, sarjana Teknik Geologi dapat
berinisiatif dan berkreasi untuk membuka lapangan kerja baru, sehingga
potensi yang ada pada sebuah daerah dapat diambil dan dimanfaatkan
secara baik dan benar. Potensi barang tambang maupu bahan galian yang
ada bisa dipakai untuk bahan baku industri ataupun kerajinan sehingga
diharapkan bisa membuka lapangan kerjaan bagi masyarakat suatu daerah.

Daftar Perguruan Tinggi atau universitas yang memiliki jurusan Teknik Geologi diantaranya :
1. Institut Teknologi Bandung 
2. Universitas Gadjah Mada Yogyakarta 
3. Universitas Padjadjaran Bandung 
4. Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta 
5. Institut Sains & Teknologi Akprind Yogyakarta 
6. Sekolah Tinggi Teknologi Nasional Yogyakarta 
7. Universitas Diponegoro Semarang 
8. Universitas Hasanuddin Makassar 
9. Universitas Trisakti Jakarta 
10. Institut Sains & Teknologi TD Pardede Medan 
11. Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya 
12. Institut Teknologi Medan 
13. Sekolah Tinggi Teknologi Mineral Indonesia Bandung 
14. Universitas Jenderal Soedirman 
15. Universitas Kutai Kartanegara 
16. Universitas Ottow Geissler Jayapura 
17. Universitas Pakuan Bogor 
18. Universitas Sains & Teknologi Jayapura
19. Universitas Victory Sorong
20. Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto
21. Politeknik Geologi dan Pertambangan AGP (D3)) 
22. Universitas Negeri Papua (D3)
23. Universitas Ottow Geissler Jayapura 

Bagaimana? apakah anda
berminat masuk teknik geologi?